Perbedaan Cross Dan Line Serta Inbreed Ayam Aduan

Bandar Judi AyamPerbedaan Cross dan Line serta InBreed ayam Aduan. Demi menghasilkan ayam aduan yang super agar mampu mengalahkan lawan yang lain pasti banyak menggunakan cara ketiga ini. Akan tetapi tahukah anda perbedaan ketiga jenis perkawinan pada ayam ini.

Perbedaan Cross Dan Line Serta Inbreed Ayam Aduan

Memang dalam mengkawinsilangkan ayam sangat gampang hanya tinggal mencarikan pasangan saja. Namun untuk mencari ayam aduan unggulan super bisa dikatakan sangat sulit. Ada yang menggunakan cara Cross dan Line atau mungkin In breed. Perbedaan cara inilah yang akan saya jelaskan dibawah ini.

Perbedaan Cross Dan Line Serta Inbreed Ayam Aduan
  • Cross Breeding

Sabung Ayam Online – Cara ini dilakukan untuk mengkawin silangkan 2 trah yang berbeda. Biasanya diambil dari keturunan yang paling bagus ataupun ayam juara agar dapat menghasilkan ayam yang bagus juga. Pada umumnya para peternak banyak menggunakan cara Cross Bredding ini untuk menghasilkan ayam dengan kualitas super. Hasilnya seperti Ayam Pama, Pakhoy dan juga Makhoy. Contoh ayam A + B = AB dan C+D = CD Selanjutnya AB + CD = ABCD

Baca Juga : Ayam Hias Poland Gondrong

  • Line Breeding

Bandar Sabung Ayam – Perkawinan ini berbeda dengan cross breeding, namun merupakan lanjutan dari In Breeding. Cara ini juga untuk mencari ayam unggulan namun dengan trah yang sama tapi beda gen yang lebih pertama. Misalnya buyut dengan cicit, atau kakek dengan anak. Jadi keturunan 1 dikawinkan dengan keturunan 4 atau keturunan 5. Pada umumnya peternak mencari ayam trah yang sama namun memiliki pukulan kuat dan mencari trah yang sama dengan kelincahan yang cepat. Namun cara ini bisa menghasilkan bibit yang sangat jelek dan keturunan yang cacat.

  • In Breeding

Agen Sabung Ayam – Kalau cara ini adalah cara yang dilakukan agar hasilnya tetap trah yang sama dan tidak ingin mencampurkan dengan trah yang lain. Cara ini bukan untuk mencari ayam pertarung atau ayam kualitas bagus melainkan untuk menjaga generasi ayamnya. In Breeding ini biasanya banyak juga yang menggunakannya. Misalnya ayam jawara dengan babon bagus dan hasilnya juga akan mengikuti ayam jawara dan babon bagus. Untuk selanjutnya tetap begitu saja agar dapat mempertahankan keaslian ayamnya.